Skip to main content

Puisi I Merindu Senyummu

Merindu Senyummu

Merindu apakah sebuah dosa ?
Pikiranku terkenang lagi tentangmu
Uluh hatiku mennggemu
Menjerit ingin menatap mata sendu itu

Entah berapa lama detik itu bergulir
Bayanganmu telah lama berlaluan
Terngiang lagi senyuman simancung itu
Diujung bibir terucap takbir memuji

Aku merindu dengan dada menggebu
Teringat setiap senyum hangat itu
Senyuman yang sudah sangat lama ku tunggu
Yang selalu ku cari di ujung mata

Hai pujangga hati
Apakah kau pernah mengingatku ?
Dapatkah kau mencuat di rupa ini
Mengobati desir rindu yang memerdu

Teruntuk kakanda
17 Januari 2016
(n.n)

Comments

Popular posts from this blog

CONTOH PROPOSAL LDK OSIS

  PROPOSAL KEGIATAN LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN A.      Pendahuluan         OSIS merupakan organisasi independen terbesar yang ada di lingkungan sekolah yang menjadi naungan bagi organisasi-organisasi lainnya yang berdiri di bawah pengawasan OSIS. Maju mundurnya OSIS tergantung pada kinerja kepengurusan dan kualitas kepemimpinan dari para pengurus OSIS yang merupakan siswa-siswi pilihan yang telah lolos seleksi dan dianggap layak serta mampu untuk mengelola OSIS selama 1 (satu) tahun Masa Bhakti.          Pemilihan pengurus OSIS untuk setiap periode dilakukan melalui proses yang panjang dan dengan seleksi yang ketat untuk menghasilkan satu tim kerja yang solid dan dapat bertanggung jawab terhadap tugas yang diembannya. Salah satu program OSIS adalah Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang didalamnya berisi tentang pendidikan dasar bagi seorang pemimipin agar dapat menja...

CONTOH SURAT UNDANGAN LDK OSIS

                   PEMERINTAH KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG DINAS PENDIDIKAN                                                  SMA NEGERI 2 PANCA RIJANG                                    Jl. Lasinrang No.94 Telp. 0421-93387 Rappang Kode Pos 91651                                                                                                      ...

Puisi I Zona Nyaman

ZONA NYAMAN Ini mengenai masa lalu yang tak bisa ku lepaskan Tentang zona yang menyamankan dan membelenggu Mengenai impian apa yang ingin ku raih Kenapa rasa malas tak pernah pergi? Mengapa diri tidak pernah menyesal dengan kesungguhan hati? Apa tujuanmu ingin hidup? Apa yang ingin kau capai sebelum mati? Tentang zona yang tak berhenti membelengguku Tentang langit abu-abu yang nampak pucat Aku bertanya pada semesta yang menyerbak Siapa dirimu? Apa inginmu? Mengapa kau seperti cangkang yang tak bertuan? Hanya raga dengan nyawa yang melanglang buana seolah menginginkan tempat singgah   Angan yang menyibakkan nyata setiap waktu Hanya ilusi dalam tipu daya kesenangan hati Nyatanya kau tak bergerak Selalu, dan masih di tempatmu Tak pernah menyesali dengan sungguh kebodohan yang selalu berulang   Apa tujuanmu ada? Kau bahkan seperti tak berarti? Tak ada manfaat untuk sesama Dan masih sendiri bergulat dengan pikiran Tak ada arah, anginpun malu pada dirimu 29/8/18  n.n