Skip to main content

Posts

Pertolongan Pertama Terhadap Mimisan

Pertolongan Pertama Terhadap Mimisan             Mimisan atau yang bahasa kedokterannya sering disebut Epistaksis adalah suatu perdarahan yang terjadi di rongga hidung yang dapat terjadi akibat kelainan lokal pada rongga hidung ataupun karena kelainan yang terjadi di tempat lain dalam tubuh. Bagian dalam hidung yang dilapisi oleh selaput lendir yang selalu basah banyak mengandung jalinan pembuluh darah, di bagian depan jalinan pembuluh darah disebut pleksus kiesselbach yang bila pembuluh darah ini pecah maka terlihat mimisan. 1                Penyebab dari mimisan itu sendiri diantaranya adalah adanya trauma pada hidung, infeksi, dan iritasi pada membran mukosa hidung yang munkin disebabkan oleh usaha untuk mengeluarkan sesuatu secara berulang dari rongga hidung.dan bisa juga disebabkan ole...

Puisi I Jendela Kenangan

 Jendela Kenangan Kisah ini telah berlalu Dengan nada mengalun Dengan batas perapian yang menghangatkan Semua kenangan yang terpatri Semua kisah itu kini berjalan Memori terus berputar dalam sebuah kertas film Memungut semua serpihan yang berhembus Yang telah tercerai-beraikan Cinta monyet yang terasa itu Telah berlalu dengan indah Mengenangi semua kisah yang telah tiada Dalam hati yang mulai merindu Sahabat telah pergi Yang kau tinggalkan ataupun yang meninggalkan Telah berlalu dan menghilang Kenangan hanya akan kau kenang n.n

Puisi I Tak Sejalan Ekspektasi

Tak Sejalan Ekspektasi munkin kau terluka teramat dalam hingga penghujung sukma tapi tahukah engkau yang terluka? ada seburat cahaya disana sebuah pengharapan terkadang menusuk hingga kalbu seakan kau berupa bening kaca tergores dan pecah belah salahkah Tuhan karena menakdirkannya? yah, bohong dikau jika tak demikian selalu berdusta dengan nurani seakan kau makhluk terbenar tak elakkah pikiranmu tergangu sebuah rahasia yang akan diungkap oleh Tuhan sebuah kisah lebih indah dari segala ekspektasi sebuah jalur yang telah terencanakan hanya untukmu n.n

Puisi I Menunggu Mentari

Menunggu Mentari Bukan cinta yang teramat dalam Tapi arti sebuah cinta, terjawab dalam kesunyian malam Cinta bukanlah saat kau berani menyatakannya Tapi saat kau takut kehilangannya Bukankah langit memiliki rahasianya Takkalah takbir tak dapat tersampaikan Kala lisan hanya dapat mengukir senyuman Disanalah intuisi akan terbangun Mata yang memiliki seleranya Akan melaraskan dengan jiwa yang semakin merindu Bukankah sinar bulan redup Redup akan keheningan senja yang pudar Jiwa yang damai telah berpesan Tinggalkan kesah yang membelenggu Curahkan kepada pencipta alam Tetap bersamaku dan jangan meninggalkanku (n.n)

kata motivasi 8

Jangan pernah menyesali apapun yang telah kau putuskan, karena saya yakin sebelum memutuskan sesuatu anda telah berfikir dampak yang akan terjadi jika anda melakukan atau mengambil salah satu pilihan, wakaupun terkadang keputusan yang anda ambil itu tergesa-gesa dan bisa saja anda anggap salah. TIDAK, katakan hal itu pada diri anda. karena bagaimanapun dampaknya yang akan anda terima itu munkin adalah hal yang terbaik dari pilihan anda. tidak pernahkah anda sesekali berfikir sebelum menyesali suatu keputusan yang anda telah ambil, apakah jika saya memilih pilihan yang lain akan lebih baik, belum tentu munkin saja pilihan yang anda kira itu terbaik ternyata lebih salah dari pada pilihan yang anda pilih sekarang. Ingat tentang takdir? bagaimanapun keputusan yang anda anggap salah itu, bisa jadi menjadi penghubung yang terbaik dan jalan takdir yang lebih mudah dari apa yang anda impikan. Ingalah anda memiliki Tuhan dimana anda yang merencanakan kebahagiaan itu dan Dia-lah yang menyempu...

Puisi I Kerinduan Marshmallow

Kerinduan Marshmallow Aku merindu Hatiku berkecamuk merintih Merasa kosong tanpa hadirmu Terlihat kapas putih bermain diperutku Kuingin bersamamu Di sini cukup gengam tanganku Katakan dengan bibir putihmu Semua akan baik-baik saja Itu cukup membuatku tenang Hari burukpun asal kita berdua Akan menjadi hari marshmallow untukku Aku hanya ingin berada disampingmu Waktu menggulung dan ingatanku tertuju padamu Dibalik dinding kuhanya dapat tersenyum Melihatmu tertawa bersamanya sahabat Kurindu saat tawa itu dulu hanya milik kita berdua 6 Januari 2015 (n.n)

Puisi I Merindu Senyummu

Merindu Senyummu Merindu apakah sebuah dosa ? Pikiranku terkenang lagi tentangmu Uluh hatiku mennggemu Menjerit ingin menatap mata sendu itu Entah berapa lama detik itu bergulir Bayanganmu telah lama berlaluan Terngiang lagi senyuman simancung itu Diujung bibir terucap takbir memuji Aku merindu dengan dada menggebu Teringat setiap senyum hangat itu Senyuman yang sudah sangat lama ku tunggu Yang selalu ku cari di ujung mata Hai pujangga hati Apakah kau pernah mengingatku ? Dapatkah kau mencuat di rupa ini Mengobati desir rindu yang memerdu Teruntuk kakanda 17 Januari 2016 (n.n)